Batuan: Macam dan Pembentukannya

*ini adalah resume yang saya buat untuk tugas akhir praktikum mineralogi, saya cintaaaa sekali kuliah ini… semoga hasil rangkuman ini bisa bermanfaat. -Christine*

PEMBENTUKAN BATUAN

Pembentukan berbagai macam mineral di alam akan menghasilkan berbagai jenis batuan tertentu. Proses alamiah tersebut bisa berbeda-beda dan membentuk jenis batuan yang berbeda pula. Pembekuan magma akan membentuk berbagai jenis batuan beku. Batuan sedimen bisa terbentuk karena berbagai proses alamiah, seperti proses penghancuran atau disintegrasi batuan, pelapukan kimia, proses kimiawi dan organis serta proses penguapan/ evaporasi. Letusan gunung api sendiri dapat menghasilkan batuan piroklastik. Batuan metamorf terbentuk dari berbagai jenis batuan yang telah terbentuk lebih dahulu kemudian mengalami peningkatan temperature atau tekanan yang cukup tinggi, namun peningkatan temperature itu sendiri maksimal di bawah temperature magma.

SIKLUS BATUAN

BATUAN BEKU

Magma dapat mendingin dan membeku di bawah atau di atas permukaan bumi. Bila membeku di bawah permukaan bumi, terbentuklah batuan yang dinamakan batuan beku dalam atau disebut juga batuan beku intrusive (sering juga dikatakan sebagai batuan beku plutonik). Sedangkan, bila magma dapat mencapai permukaan bumi kemudian membeku, terbentuklah batuan beku luar atau batuan beku ekstrusif.

BATUAN BEKU DALAM

Magma yang membeku di bawah permukaan bumi, pendinginannya sangat lambat (dapat mencapai jutaan tahun), memungkinkan tumbuhnya kristal-kristal yang besar dan sempurna bentuknya, menjadi tubuh batuan beku intrusive. Tubuh batuan beku dalam mempunyai bentuk dan ukuran yang beragam, tergantung pada kondisi magma dan batuan di sekitarnya. Magma dapat menyusup pada batuan di sekitarnya atau menerobos melalui rekahan-rekahan pada batuan di sekelilingnya.

Bentuk-bentuk batuan beku yang memotong struktur batuan di sekitarnya disebut diskordan, termasuk di dalamnya adalah batholit, stok, dyke, dan jenjang volkanik.

* Batholit, merupakan tubuh batuan beku dalam yang paling besar dimensinya. Bentuknya tidak beraturan, memotong lapisan-lapisan batuan yang diterobosnya. Kebanyakan batolit merupakan kumpulan massa dari sejumlah tubuh-tubuh intrusi yang berkomposisi agak berbeda. Perbedaan ini mencerminkan bervariasinya magma pembentuk batholit. Beberapa batholit mencapai lebih dari 1000 km panjangnya dan 250 km lebarnya. Dari penelitian geofisika dan penelitian singkapan di lapangan didapatkan bahwa tebal batholit antara 20-30 km. Batholite tidak terbentuk oleh magma yang menyusup dalam rekahan, karena tidak ada rekahan yang sebesar dimensi batolit. Karena besarnya, batholit dapat mendorong batuan yang di1atasnya. Meskipun batuan yang diterobos dapat tertekan ke atas oleh magma yang bergerak ke atas secara perlahan, tentunya ada proses lain yang bekerja. Magma yang naik melepaskan fragmen-fragmen batuan yang menutupinya. Proses ini dinamakan stopping. Blok-blok hasil stopping lebih padat dibandingkna magma yang naik, sehingga mengendap. Saat mengendap fragmen-fragmen ini bereaksi dan sebagian terlarut dalam magma. Tidak semua magma terlarut dan mengendap di dasar dapur magma. Setiap frgamen batuan yang berada dalam tubuh magma yang sudah membeku dinamakan Xenolith.

* Stock, seperti batolit, bentuknya tidak beraturan dan dimensinya lebih kecil dibandingkan dengan batholit, tidak lebih dari 10 km. Stock merupakan penyerta suatu tubuh batholit atau bagian atas batholit.

* Dyke, disebut juga gang, merupakan salah satu badan intrusi yang dibandingkan dengan batholit, berdimensi kecil. Bentuknya tabular, sebagai lembaran yang kedua sisinya sejajar, memotong struktur (perlapisan) batuan yang diterobosnya.

* Jenjang Volkanik, adalah pipa gunung api di bawah kawah yang mengalirkan magma ke kepundan. Kemudaia setelah batuan yang menutupi di sekitarnya tererosi, maka batuan beku yang bentuknya kurang lebih silindris dan menonjol dari topografi disekitarnya.

Bentuk-bentuk yang sejajar dengan struktur batuan di sekitarnya disebut konkordan diantaranya adalah sill, lakolit dan lopolit.

* Sill, adalah intrusi batuan beku yang konkordan atau sejajar terhadap perlapisan batuan yang diterobosnya. Berbentuk tabular dan sisi-sisinya sejajar.

* Lakolit, sejenis dengan sill. Yang membedakan adalah bentuk bagian atasnya, batuan yang diterobosnya melengkung atau cembung ke atas, membentuk kubah landai. Sedangkan, bagian bawahnya mirip dengan Sill. Akibat proses-proses geologi, baik oleh gaya endogen, maupun gaya eksogen, batuan beku dapt tersingka di permukaan.

* Lopolit, bentuknya mirip dengan lakolit hanya saja bagian atas dan bawahnya cekung ke atas.

Batuan beku dalam selain mempunyai berbagai bentuk tubuh intrusi, juga terdapat jenis batuan berbeda, berdasarkan pada komposisi mineral pembentuknya. Batuan-batuan beku luar secara tekstur digolongkan ke dalam kelompok batuan beku fanerik.

BATUAN BEKU LUAR

Magma yang mencapai permukaan bumi, keluar melalui rekahan atau lubang kepundan gunung api sebagai erupsi, mendingin dengan cepat dan membeku menjadi batuan ekstrusif. Keluarnya magma di permukaan bumi melalui rekahan disebut sebagai fissure eruption. Pada umumnya magma basaltis yang viskositasnya rendah dapat mengalir di sekitar rekahannya, menjadi hamparan lava basalt yang disebut plateau basalt. Erupsi yang keluar melalui lubang kepundan gunung api dinamakan erupsi sentral. Magma dapat mengalir melaui lereng, sebagai aliran lava atau ikut tersembur ke atas bersama gas-gas sebagai piroklastik. Lava terdapat dalam berbagai bentuk dan jenis tergantung apda komposisi magmanya dan tempat terbentuknya.

Apabila magma membeku di bawah permukaan air terbentuklah lava bantal (pillow lava), dinamakan demikian karena pembentukannya di bawah tekanan air.

Dalam klasifikasi batuan beku batuan beku luar terklasifikasi ke dalam kelompok batuan beku afanitik.

KLASIFIKASI BATUAN BEKU

Pengelompokan atau klasifikasi batuan beku secara sederhana didasarkan atas tekstur dan komposisi mineralnya. Keragaman tekstur batuan beku diakibatkan oleh sejarah pendinginan magma, sedangkan komposisi mineral bergantung pada kandungan unsure kimia magma induk dan lingkungan krsitalisasinya.

Tekstur Batuan Beku

Beberapa tekstur batuan beku yang umum adalah:

1. Gelas (Glassy), tidak berbutir atau tidak memiliki Kristal (amorf)

2. Afanitik (fine grained texture), bebrutir sangat halus à hanya dapat dilihat dengan mikroskop

3. Fanerik (coarse grained texture), berbutir cukup besar sehingga komponen mineral pembentuknya dapat dibedakan secara megaskopis.

4. Porfiritik, merupakan tekstur yang khusus di mana terdapat campuran antara butiran-butian kasar di dalam massa dengan butiran-butiran yang lebih halus. Butiran besar yang bentuknya relative sempurna disebut Fenokrist sedangkan butiran halus di sekitar fenokrist disebut massadasar.

Secara ringkas, klasifikasi batuan beku dapat dinyatakan sebagai berikut:

BATUAN METAMORF

Batuan metamorf adalah jenis batuan yang secara genetis terebntuk oleh perubahan secara fisik dari komposisi mineralnya serta perubahan tekstru dan strukturnya akibat pengaruh tekanan (P) dan temperature (T) yang cukup tinggi. Kondisi-kondisi yang harus terpenuhi dalam pembentukan batuan metamorf adalah:

· Terjadi dalam suasana padat

· Bersifat isokimia

· Terbentuknya mineral baru yang merupakan mineral khas metamorfosa

· Terbentuknya tekstur dan struktur baru.

Proses metamorfosa diakibatkan oleh dua factor utama yaitu Tekanan dan Temperatur (P dan T). Panas dari intrusi magma adalah sumber utama yang menyebabkan metamorfosa. Tekanan terjadi diakibatkan oleh beban perlapisan diatas (lithostatic pressure) atau tekanan diferensial sebagai hasil berbagai stress misalnya tektonik stress (differential stress). Fluida yang berasal dari batuan sedimen dan magma dapat mempercepat reaksi kima yang berlangsung pada saat proses metamorfosa yang dapat menyebabkan pembentukan mineral baru. Metamorfosis dapat terjadi di setiap kondisi tektonik, tetapi yang paling umum dijumpai pada daerah kovergensi lempeng.

Jenis-jenis metamorfosa adalah:

* Metamorfosa kontak à dominan pengaruh suhu

* Metamorfosa dinamik à dominan pengaruh tekanan

* Metamorfosa Regional à kedua-duanya (P dan T) berpengaruh

Fasies metamorfosis dicirikan oleh mineral atau himpunan mineral yang mencirikan sebaran T dan P tertentu. Mineral-mineral itu disebut sebagai mineral index. Beberapa contoh mineral index antara lain:

· Staurolite: intermediate à high-grade metamorphism

· Actinolite: low à intermediate metamorphism

· Kyanite: intermediate à high-grade

· Silimanite: high grade metamorphism

· Zeolite: low grade metamorphism

· Epidote: contact metamorphism

Pada prinsipnya batuan metamorfosa diklasifikasikan berdasarkan struktur. Struktur foliasi terjadi akibat orientasi dari mineral, sedangkan non-foliasi yang tidak memperlihatkan orientasi mineral. Foliasi merujuk kepada kesejajaran dan segregasi mineral-mineral pada batuan metamorf yang inequigranular.

Batuan metamorf befoliasi membentuk urutan berdasarkan besar butir dan atau berdasarkan perkembangan foliasi. Urut-urutannya adalah: slate à phyllite à schist à gneiss. Selain menunjukkan besar butir dan derajat foliasi urut-urutan ini juga menunjukkan kandungan mika yang semakin banyak dari kiri ke kanan. Salah satu ciri khas batuan metamorf yang dapat teridentifikasi adalah kenampakkan kilap mika.

Sedangkan, untuk batuan metamorf non-foliasi contohnya adalah marmer, kuarsit dan hornfels.

Sementara itu, untuk tekstur mineral pada batuan metamorfosa dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

· Lepidoblastik : terdiri dari mineral-mineral tabular/pipih, misalnya mineral mika (muskovit, biotit)

· Nematoblastik : terdiri dari mineral-mineral prismatik, misalnya mineral plagioklas, k-felspar, piroksen

· Granoblastik : terdiri dari mineral-mineral granular (equidimensional), dengan batas-batas sutura (tidak teratur), dengan bentuk mineral anhedral, misalnya kuarsa.

· Tekstur Homeoblastik : bila terdiri dari satu tekstur saja, misalnya lepidoblastik saja.

· Tekstur Hetereoblastik : bila terdiri lebih dari satu tekstur, misalnya lepidoblastik dan granoblastik

BATUAN PIROKLASTIK

Berdasarkan kata pembentuknya:

Pyro à pijar

Klastik à fragmen

Dapat disimpulkan bahwa batuan piroklastik adalah suatu batuan yang terbentuk dari hasil langsung letusan gunung api (direct blast) yang kemudian terendapkan pada permukaan sesuai dengan keadaan permukaannya (endapan piroklastik) dan lalu mengalami litifikasi untuk menjadi batuan piroklastik.

Mekanisme pengendapan piroklast adalah sebagai berikut:

· Pyroclastic Flow Deposits

Macam :

– block & ash flows

-scoria flows

-pumice / ash flows

Distribusi / penyebaran : di lembah / depresi; struktur : perlapisan (graded bedding, paralel laminasi); tekstur : sortasi buruk, terdiri dari kristal, litik, dan gelas (pumis); bagian bawah : pyroclastic surge deposits

· Pyroclastic Fall Deposits

· Pyroclastic Surge Deposits

Partikel, gas dan air vulkanik konsentrasi rendah yang mengalir dalam mekanisme turbulensi sebagai sebuah gravity flow (runtuhan). Macam-macamnya adalah base, ground dan ash cloud. Strukturnya cross-bedding dengan sortasi yang buruk.

Klasifikasi batuan piroklastik berdasrkan ukurannya (Schmid, 1981)

Ukuran

Piroklas

Endapan piroklastik

Tefra (tak terkonsolidasi)

Batuanpiroklastik (terkonsolidasi)

> 64 mm

Bom, blok

Lapisan bom / blok

Tefra bom atau blok

Aglomerat, breksi piroklastik

2 – 64 mm

lapili

Lapisan lapili atau

Tefra lapili

Batulapili (lapillistone)

1/16 – 2 mm

Abu/debu kasar

Abu kasar

Tuf kasar

< 1/16 mm

Abu/debu halus

Abu/debu halus

tuf halus

Berdasarkan terbentuknya, fragmen piroklast dapat dibagi menjadi:

· Juvenile pyroclasts : hasil langsung akibat letusan, membeku dipermukaan (fragmen gelas, kristal pirojenik)

· Cognate pyroclasts : fragmen batuan hasil erupsi terdahulu (dari gunungapi yang sama)

· Accidental pyroclasts : fragmen batuan berasal dari basement (komposisi berbeda)

Fragmen:

1. Gelas/ Amorf

2. Litik

3. Kristalin

MINERAL-MINERAL ALTERASI

Alterasi = Metasomatisme

Merupakan perubahan komposisi mineralogy batuan (dalam keadaan padat) karena pengaruh Suhu dan Tekanan yang tinggi dan tidak dalam kondisi isokimia menghasilkan mineral lempung, kuarsa, oksida atau sulfida logam.

Proses alterasi merupakan peristiwa sekunder, tidak selayaknya metamorfisme yang merupakan peristiwa primer. Alterasi terjadi pada intrusi batuan beku yang mengalami pemanasan dan pada struktur tertentu yang memungkinkan masuknya air meteoric untuk dapat mengubah komposisi mineralogy batuan.

Beberapa contoh mineral alterasi antara lain:

· Kalkopirit

· Pirit

· Limonit

· Garnierit

· Epidote

· Malakit

· Khlorit

· Orphiment

· Realgar

· Galena

BATUAN SEDIMEN

Batuan sedimen adalah batuan yang terbentuk dari pecahan atau hasil abrasi dari sedimen, batuan beku, metamorf yang tertransport dan terendapkan kemudian terlithifikasi.

Ada dua tipe sedimen yaitu: detritus dan kimiawi. Detritus terdiri dari partikel-2 padat hasil dari pelapukan mekanis. Sedimen kimiawi terdiri dari mineral sebagai hasil kristalisasi larutan dengan proses inorganik atau aktivitas organisme. Partikel sedimen diklasifikasikan menurut ukuran butir, gravel (termasuk bolder, cobble dan pebble), pasir, lanau, dan lempung. Transportasi dari sedimen menyebabkan pembundaran dengan cara abrasi dan pemilahan (sorting). Nilai kebundaran dan sorting sangat tergantung pada ukuran butir, jarak transportasi dan proses pengendapan. Proses litifikasi dari sedimen menjadi batuan sedimen terjadi melalui kompaksi dan sementasi.

Batuan sedimen dapat dibagi menjadi 3 golongan:

1. Batuan sedimen klastik à terbentuk dari fragmen batuan lain ataupun mineral

2. Batuan sedimen kimiawi à terbentuk karena penguapan, evaporasi

3. Batuan sedimen organic à terbentuk dari sisa-sisa kehidupan hewan/ tumbuhan

Klasifikasi batuan sedimen klastik adalah berdasarkan besar butirnya, oleh karenanya digunakan skala Wentworth. Sedangkan untuk klasifikasi batuan sedimen kimiawi dilakukan berdasarkan matriks maupun fragmennya dengan klasifikasi dari Dunham, Embry-Klovan.

Ada tambahan video hasil browsing di you-tube dan saya rasa ini sangat bermanfaat! Coba ditonton, bisa membantu untuk identifikasi spesimen batuan loh… :D

dirangkum dari pelbagai sumber; sebagian besar dari diktat kuliah petrologi dan kristalografi&mineralogi T. Geologi ITB.

144 thoughts on “Batuan: Macam dan Pembentukannya

  1. urutan batuan yang terbentuk dulu yang mana ya? Andesit, batu pasir, karst, batu kapur, gamping, pokoknya apa ja deeh pokoknya yang berhubungan dengan urutan batuan terbentuk.Thanx b4 segera di balas yaaaa

  2. wah blognya keren…

    jadi ngiri kenapa dulu jaman kuliah ga sekreatif ini ya…hehe

    banyakin lagi artikel seperti ini…

    ntar bisa nyaingin blognya rovicky loh :)

    bangga gw sebagai Terra

  3. mkasi y mbak..
    artikel mak bantu ak nyelsain tgas lebaran mbak..
    y scara tidak langsung mbak uwd bwt ak berlebaran..
    barti bak dpt phala t..hehe..
    mkasi y mbak..

  4. Senang juga kalau artikel ini bisa bermanfaat. Tapi saya mau ngingetin niih, silahkan artikel ini dikopi-paste, asal jangan lupa untuk mencantumkan pranala blog saya… OK?!

    Makasih semuanya atas apresiasinya… :D

  5. misi.,.,buw.,.,

    Numpang baca yak.,.,lagi cari tugas bwt bahan piroklastik neh.,.
    sklian nanyak.,,klo piroklastik tu masuk batuan beku pa batuan sedimen???

    thanks yak..,

  6. Kak. .penjelasanx tentang bat pyroclasstic msh kurang jelas. Sya msh gk ngerti tambahin lgi dong penjelasanx. Trus klasifikasi dari dunham, embry-klovan itu apa¿
    Bru dengar kak. Klo .jelasin dong please, ¤_¤ ¥

  7. Wah cerita batuannya ok. Padahal dari seorang geofisikawati. Temen saya yang geofisikawan aja nggak tau banget soal batuan. Namun ada masukan dikit nih mbak. Alterasi = ubahan. Alterasi tidak hanya metasomatisme aja. Dan ada beberapa contoh mineral yang bukan mineral aterasi, tapi mineral logam seperti galena (PbS). Yang lainnya okelah. Tapi sekali lagi buat mbak yang bukan geologi, nulis seperti ini Top Banget. Tetap Semangat nulis ya.

  8. @ aperta: terimakasih buat apresiasinya, hehe biarpun geophysicist harus tetap cinta geologi, kalo geophysicist gak tau soal geologi, waah berabe, hehe.. Ok, terimakasih juga untuk sarannya. Sumber akan saya tampilkan.

    @ semua yang bertanya soal hal yg lain (reza, polo, sayuti, hehe) maaf karena semester ini sibuk sekali, pertanyaan kalian belum sempat saya balas… nanti saya coba bahas, mungkin di post yg lain atau langsung ke masing-masing kalian ya. Terima Kasih.

  9. blognya keren..
    beberapa kali saya ngambil bwt bkin laporan..hehehe
    tp dapusnya sy cantumkan kok,so tenang aja..

    salam kenal ya mbak..
    sy dari undip

  10. @ Reyndi: yah, gitu lah, bumi kita ini memang asyik untuk dipelajari… saya saja ketagihan, hehehe. Salam kenal ya…

    @ Febry & Onyon: siyyp. Makasih ya, udah mampir. Salam kenal juga untuk kalian…

  11. Aku paling suka mendalami ilmu Geologis ,ya memang susah sih tapi kalau ilmu itu disayangi bagaikan kita menyayangi pacar kita ilmu itu akan mudah masuk dalam otak kita,tapi jangan lupa ilmu tidak akan berkembang apabila tidak diterapkan dilapangan ,ingat jangan sombong kalau sudah merasa bisa……

  12. bsk ulangan geografi. tiap liat buku bawaanya nguap nguap aja. akhirny suruh ayah belajar lewat internet :D hehe. tengss

  13. bagus sekali penjelasannya lengkap dan jelas, minta ijin dicopy buat referensi tugas Mektan yah..

    makasih.

  14. Tolong, tampilkan tabel kecepatan penjalaran gelombang. segera alnya besok dah mau digunakan.
    please…..

  15. hello, samsidar… maap yah saya kan tidak “ngejagain” blog ini 24/7 jadi mohon dimaklumi kalau saya tidak bisa memenuhi permintaan kamu hanya dalam beberapa menit saja…
    hmmm, untuk hal yang kamu tanyain itu sudah dicoba dicari dengan googling??

  16. wadu ada p’tanyaan ne bs minta bantuan gak,,,,,,??

    . Bidang permukaan yang memisahkan batuan yang berbeda apa ya…?
    Bagaimana cara geologist mengenali shallow intrusive berbeda dengan deeper intrusive….tlg jeLASIN DUNKZZZ

    Perubahan komposisi magma akibat lelehan batuan sekitar disebut apa,???

    makasi,,,,,,

  17. wahh..
    tulisan yg bgs
    knp ak g nemuny wkt nyari2 bwt TP petro ntuk mggu kmrn yap
    huhuu..
    k’kristin mau dong dibuatin tulisan ttg detritus kasar
    cari sana sini ga nemu2
    huhuh
    bantuin dong k
    =P

  18. haiiii…mantap kali,blog’a keren cuy…perkenlakan say ajuga dari geophysics engineering UPN “veteran”..pgn ni skali-kali diskusi bareng donk..antara geophysics ITB N UPN….

  19. thanks ya mbak
    liat ni, jd bantu tgsq
    bt ttg yg lain lg ya.
    lo bs yg lbh mndalam ttg batubara
    hehehe,,, mwx seh

  20. kak itin keren blog nya.
    mau nge share skalian sambil nyari tugas
    klasifikasi karbonatan
    1. untuk dunham:http://www.geosci.usyd.edu.au/users/prey/FieldTrips/Yass04/Carbonates.html
    penjelasannya: klasifikasi ini didasarkan pd tekstur pengendapan. faktor yg penting antara lain: butiran didukung lumpur(mud-supported), butiran saling menyangga (grain supported), sebagian butiran saling menyangga (parteil)
    2. untuk folk: http://csmres.jmu.edu/geollab/Fichter/SedRx/Carbonate.html
    3.untuk embry-klovan: didasarkan pd terdapatnya lumpur diantara kerangka atau pecahan kerangka.

    cheers*

  21. TambAH bHn BUta BsK dKUmpUL ne,,
    MlZ pUstaKA ,, HE..HE,,
    mNDngN wRnt Ja,,
    KLik LNGsunG KluAR deCH,,

  22. Christine, blog-nya bagus banget, bermanfaat banget buat anakku yang kelas 5 SD, dia disuruh kumpulin tugas sains bikin kliping tentang batuan. Makasih ya.

  23. oiy, q mo tanya, meski g nyambung, kali aja bs bntu…
    knp y? batuan seperti permata, sapire yg termasuk juga pada jenis antracsite tu punya kekuatan alam yg bs mpe nyembuhin manusia yg skit?

  24. Alow. . Kenalin ak y0na, alumni 9307091 UPN jogja. . Wah. . Kerenz abiz blogna. . Aku aja ampe gag ngira ada yg ngeblogin geo. . Hehe. . Lam knal ya. . Oiya. .add fb aku y. . Yona_nich@yahoo.com. .
    Sukses yawh. .n m0ga terkabul mwa cita2na. . Wkwkwk. .wish u all the best. . GBU

  25. mba,…bisa anda membantu saya untuk mengetahui identifikasi secara fisual gerakan tanah tipe longsoran,runtuhan,debris??

  26. halo mbak….

    boleh minta tolong gak???

    gini mbak saya ada tugas petrologi, mengenai tekstur khusus dari batuan beku,
    nah bolehkah saya minta bahan dari mbak mengenai tekstur batuan tersebut, dan kalau bisa disertai gambarnya.

    atas bantuannya saya ucapakan terima kasih…
    jawaban boleh mbak kirim ke e-mail saya rahmat_hidayat_miner@yahoo.co.id

  27. keren blognyaa..infonya juga buanyaak ngebantu bgt n nambah pngtahuan saya…
    btw maw tny dong,lulusan teknik geofisika ITB rata2 lapangan pkerjaannya ap n di prusahaan mana aj??
    makasih kak..sukses di T.Geofisika…

  28. wah dah dapat pengetahuan lagi nih,,,,, trimz dah bagi2 ilmunya
    untuk kuliah saya di semester gajil ini, yahuuuu
    trimz

  29. makasii banget mbak atas infonya.. blognya juga keren abiss

    oea mbak,, saya jadi pengen nanya nee ma mbak..
    gimana sii dasar2 pengklasifikasian batuan beku menurut fenton, russlle b. Rafis, ma hambling & roward tulaw bisa ma contoh’a y mbak, trus apa sii kelebihan dan kekurangan dari masing2 pengklasifikasian ituu.

    tkz b4 mbak..
    saya amat mengharapkan balasan dari mbak.
    ini alamat e-mail saya mbak
    togar82@yahoo.com

  30. wah mba,, keren ni mba,, lanjutkan terus yah mba berbagi ilmunya..

    oh iya,, klo saya boleh minta tolong,, klo mba ngejawab pertanyaan saudara Togar yang di atas saya ini, saya ingin meminta jawaban mba di forward ke email saya juga yah mba…
    alamat’a.. Rangga_hr@yahoo.com

    terima kasih sebelum’a mba… sukses yah mba…

  31. Wah, jarang” nih ada yg ngeblog ttg geologi, ,mantep bgt

    Mba, gmn sih konsep pengklasifikasian batuan beku berdasarkan Fenton, russel b. Travis, Humbling howard?
    Kelebihan & kekuranganya,,,tlg y mba, bwt paper geologi saya yg ud mepet bgt ama deadlinenya. .

    Klo emang mau ngsh jawban tolong kirim ke email saya :
    thegarda@yahoo.com

  32. slm knl mb’…q mo mint tolong klo mb’ jwb pertnyaaan’a maba 2009 tolong jwbn’a forward jg k emailku ya…(irchanbanih@yahoo.com)..
    thankz…

  33. Batu yang terlihat kaku dan sering diinjak-injak itu, ternyata di balik itu tersimpan banyak ilmu pengetahuan ya :) Apakah Indonesia memiliki semua jenis batu itu? atau minimal termasuk negeri yang memiliki jenis-jenis batu tenbanyak?

  34. Salam buat semua anak geologi. Sy maba 2009. Sy mau minta tolong mba’ kirim kan sy contoh tabel klasifikasi batuan beku menurut russel b travis. Tolong kirim ke email sy: sandepaundanan@yahoo.co.id . Kalo bisa secepatx krn 3 hari lg harus dikumpul. Tolong y

  35. As a geoscientist and an upcoming geologist (both in itb), also as a female in a male-dominated world, i just wanna drop a line: Girl, u make me proud!!
    Bakti kami untukmu Tuhan, bangsa dan almamater! ;-D

  36. mbak di wilayah ku ada jenis batu (batu besi)yang sering di olah oleh PT. KS dan limbah batuan ini diolah kembali menjadi batu untuk pembuatan jalan dll yang sangat bagus kalau dipasaran harganya tinggi sampai dikirim ke cina dan jepang

  37. makasih ,,dgn adanya blog ini tugas adik saya terbantu. GBU sista !!!!! makin ditambah ya rubrik berbau geografi dan geologi nya ! :)

  38. thanks a lot infonyaaaa,,,, lengkap bgt, buat ngerjain TP.. n vid utubenya okeh,, bs buat blajar ujian praktikum.. :D

  39. makcihh yuaa dahh kacihh tauu tentankk btuann bekuuu
    w jadii bsa ngerjainn tugass drii guruu

  40. hadehhh, udah kelamaan ini blog ditinggalin alhasil banyak pertanyaan, permintaan dan lain sebagainya yang tidak ditanggapi dengan sebagaimana mestinya… mungkin udah telat juga yah kalo mau dijawab sekarang. Pardon me for that! Anyway, terimakasih semua buat apresiasinya. :)
    Untuk masalah copy&paste monggo, asal tetep ditulis sumbernya (juga sumber yang saya cantumkan untuk cerita soal batu2 ini, hehe)

    :-*Chekaharmen

  41. .tahanks banget buat yg punya blog ini sya jdi terbantu klo ada tugas goe dri guru. hhmmm moga sukses slalu buat yg punya blog n semua yg baca blog ini….

  42. Hai teman teman yang mengertibanyak tentang batuan yang mengadung jenis logam mulia seperti Emas dan perak ,bagaimana bentuk batuannya atau jenis
    tanah apa, karena teman saya pernah dapatkan batuan seperti emas dan tanah liat yang kekuning kuningan tapi orang bilang katanya pirit, jadi saya ingin tanya teman teman disini, apakah kalau ada batu pirit dan tanah liat mengandung banyak pirit berarti ada emas di sekitarnya atau dibawah tanah liat pirit tersebut, bila ada yang tahu tolong penjelasannya

  43. Ini dia..yang ku cari.. tapi.. penjelasan tentang Batuan sedimenya..itu ajah..ya mas? soalnya lagi perlu…ama batuan sedimen nich

  44. pas bngt n neh lengkap
    soalna gw mw ikut olimpiade geografi ttg ilmu kebumian….

    thx

  45. Pingback: Mengenal Batuan Part 3 « Bintang Antik Sejahtera

  46. Pingback: Mengenal Batuan Part 3 « Prasasti Marmer Tulungagung

  47. numpang nanya mba’…batuan endapan yang terdiri dari butiran bundar-bundar yang terikat satu sama lain disebut apa yah?? please reply..thanks a lot

  48. iya artikel ini sangat membantu saya untuk megerjakan pr makasih ya dan telah menambah pegawasan aku artikel ini macam jendela ilmu makasih ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s